Pelajar Luhak Agam Juara Paduan Suara

Bukittinggi, Padek— Pelajar utusan Bukittinggi dan Agam akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang pertama dan kedua Lomba Paduan Suara tingkat Sumbar, yang diadakan di Asrama Haji Padang pada 24 hingga 27 Agustus lalu. Sementara posisi ketiga ditempati pelajar utusan Tanahatar, dari 11 kabupaten dan kota yang mengirimkan pelajar mereka pada perlombaan tersebut.

Juara pertama Lomba Paduan Suara Sumbar tersebut diraih SDN 04 Birugo Bukittinggi, dan juara kedua diraih pelajar dari SDN 02 Koto Tangah Pakan Kamis Tilatang Kamang Agam. Hebatnya, ternyata kedua sekolah tersebut dilatih dan ditangani oleh satu pelatih yang sama, yaitu Yon Hendri yang sehari-hari merupakan praktisi musik serta dosen di STSI Padangpanjang.

Kepala SDN 02 Koto Tangah Tilatang Kamang Ridawati SPd kepada Padang Ekspres menjelaskan, mereka sangat antusias dan termotivasi mengikuti Lomba Paduan Suara tingkat Sumbar tersebut. Bahkan seluruh pelajar dan tim yang terlibat dalam perlombaan tadi sama-sama bertekad untuk masuk tiga besar Sumbar, termasuk dukungan dari Pemkab Agam.

”Bahkan Camat Tilatang Kamang dan Kepala UPT Dinas Pendidikan Agam mau mendampingi tim SDN 02 berlomba ke Padang, termasuk pelepasan rombongan di Koto Tangah yang dihadiri sejumlah kepala SD lainnya di Tilatang Kamang. Apalagi orangtua murid juga memberikan dukungan moril serta materil, sehingga tim ini sangat kompak,” kata Ridawati.

Selain mengikuti perlombaan, sambung Ridawati, seluruh peserta lomba paduan suara juga mendapat pembekalan tentang menyanyi dan paduan suara. Selain untuk murid, pelatihan tersebut juga diberikan instruktur kepada guru pelatih dari masing-masing sekolah peserta. Peserta juga mendapat kesempatan latihan di pentas sebelum dimulainya lomba, di antaranya latihan bloking serta pengambilan nada.

Sementara itu menurut Yon Hendri selaku pelatih SDN 02 Koto Tangah Tilatang Kamang, sebetulnya ketika perlombaan ia memprediksi kedua anak asuhnya saling bersaing secara kualitas lagu dan penampilan panggung. Bahkan ketika mencoba mempertanyakan kepada dewan juri, ternyata SDN 02 menjadi juara kedua hanya karena tidak jelasnya artikulasi penyanyi akibat posisi berdiri yang terlalu ke belakang.

SDN 02 Koto Tangah ini membawakan lagu ”Indonesia Pusaka” sebagai lagu wajib, serta lagu ”Basumarak” sebagai lagu daerah pilihan. Sedangkan SDN 04 Birugo juga membawakan lagu ”Indonesia Pusaka” sebagai lagu wajib, dan lagu ”Musim Panen” ciptaan Ibu Sud sebagai lagu daerah pilihan. (ari)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s