Sosok Hj Rokayah, Tokoh Tauladan Agam.

”Diusulkan Pemkab Terima Penghargaan Upakarti”
 
Hj Rokayah (76) perintis kemerdekaan RI yang juga menjabat Ketua Panti Asuhan Aisyiah Balai Gurah, pengurus Bundo Kanduang serta perintis berdirinya usaha sulaman tradisional Ampek Angkek diusulkan Pemkab Agam untuk mendapatkan penghargaan Upakarti dari pemerintah pusat. Usulan itu dilatari pengabdiannya dan sumbangsihnya selama ini, serta kemampuannya mempertahankan industri rumah tangga, sulaman tangan khas Ampek Angkek.
Sosok Hj Rokayah bersama kakaknya Hj Zaenad (82), dikenal sebagai tokoh sentral pengembangan industri sulaman tradisional di Sumbar, yang kini menjadi ikon Indonesia dalam promosi industri kerajinan tangan dan home industry. Hal ini dibenarkan Kadinas Koperasi-UKM-Perdagangan dan Industri Kabupaten Agam Alman Novari kepada Padang Ekspres saat mengunjungi kompleks kerajinan rumah tangga sulaman Arena Sulaman milik Hj Rokayah dan Hj Zaenad di Balai Gurah, Ampek Angkek.

Dijelaskan Alman Novari, sosok Hj Rokayah yang terkenal gigih dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat luas, selama ini aktif di berbagai organisasi. Tak hanya sebagai ketua kelompok kerajinan tangan, tapi kegiatan sosial, legiun veteran, bundo kanduang dan kegiatan keagamaan. Yang menonjol sebutnya, peran Hj Rokayah yang mampu mempertahankan potensi kerajinan sulaman tangan, yang kini berkembang di seluruh nagari dan kecamatan.Sample Image

Hj Rokayah katanya juga tak segan mengembangkan ilmu dengan mendidik masyarakat untuk bisa menyulam tangan. Bahkan saat ini enam warga negara Malaysia sedang menjalani pelatihan khusus selama sebulan untuk menguasai keterampilan sulaman untuk dikembangkan di negera mereka.

Hj Rokayah (kanan) tengah mengajarkan cara menyulam tangan kepada seorang wanita asal Malaysia yang sengaja dimagangkan ke Agam.

”Kita merespons itu, sebagai salah satu kekuatan penting sosok Hj Rokayah untuk mengabdi bagi daerah, bangsa dan negara. Sebab itulah, beliau layak mendapatkan pengakuan dan penghargaan,” kata Alman Novari.

Sosok Luar Biasa

Sementara Bupati Agam Aristo Munandar kepada Padang Ekspres menyebutkan, Hj Rokayah merupakan sosok yang luar biasa. Selain pengabdi masyarakat, mantan guru dan pejuang kemerdekaan serta perintis kerajinan sulaman itu banyak memberikan manfaat pada masyarakat. Pemkab Agam, sebut Aristo sangat merespons hal itu sebagai salah satu kebanggaan daerah, yang diharapkan bisa diakui dan ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu penerima Upakarti.

Diyakinkannya, Hj Rokayah yang menjadi ikon pengembangan industri kerajinan sulaman tradisional yang hingga kini eksis bahkan diminati masyarakat dari berbagai belahan dunia. ”Hj Rokayah merupakan tokoh panutan di Agam. Penganbdiannya kepada bangsa dan negara patut diteladani,” ujar Aristo Munandar sembari menambahkan usulan penghargaan Upakarti itu tengah disiapkan dan segera dikirimkan ke Presiden SBY. (***)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s