Bupati dan Walikota se Sumatera Sepakat Kembangkan Cadangan Pangan

Dalam upaya memantapkan penerapan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG), para Bupati/Walikota se Sumatera selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten/Kota sepakat untuk mengembangkan dan memperkuat cadangan pangan pemerintah daerah dan masyarakat melalui pengembangan kelembagaan lumbung pangan desa/kelurahan. Hal itu dikemukakan Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi melalui Kabag Humas Pemkab Sergai Drs Rachmad Karo-Karo didampingi Kepala Kantor Ketahanan Pangan Sergai Ir Rosmeli Nasution di kantor Bupati di Sei Rampah, baru-baru ini.

Menurutnya, kesepakatan bersama itu diputuskan sekitar 48 bupati/walikota, Sekda dan para Kepala Badan, Kakan Ketahanan Pangan se-wilayah Sumatera dalam sidang regional Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota se-Sumatera tahun 2008 yang berlangsung tanggal 23 -25 Juli 2008 lalu di Hotel Grand Mahkota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.

Butir-butir kesepakatan sidang DKP se-Sumatera yang dipimpin Bupati Sergai HT Erry Nuradi didampingi Wakil Ketua sidang Bupati Agam Sumbar Aristo Munandar itu, juga menyepakati peningkatan kualitas SDM pengelola cadangan pangan pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dalam menangani kerawanan pangan dan gejolak harga pangan, ungkap Rachmad Karo-Karo.

Untuk pembangunan ketahanan pangan, para peserta sidang termasuk tim ahli DKP Pusat itu juga meminta perhatian pemerintah untuk menjamin ketersediaan pupuk di tingkat petani melalui pembentukan lembaga distribusi barang bersubsidi yang bekerjasama dengan BUMN/BUMD/Perusda di masing-masing Kabupaten/Kota.

Meninjau

Selain itu diminta perhatian pemerintah untuk meninjau/mencermati kembali sistem distribusi pupuk yang berlaku saat ini dan mempertimbangkan sistem yang lebih memerankan pemerintah daerah/BUMD dengan subsidi langsung kepada petani, serta mendorong pemerintah pusat untuk melakukan kajian terhadap Inpres mengenai HPP sesuai dengan kondisi wilayah.

Sementara untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah daerah dan masyarakat perlu penyediaan dana melalui APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk pengadaan cadangan pangan dalam menanggulangi masalah kerawanan pangan masyarakat, serta peningkatan kemitraan dan peranserta Ormas/LSM dan pihak swasta dalam membangun cadangan pangan terutama dalam menggerakkan kelembagaan lokal memperkuat kemampuan masyarakat menolong dirinya sendiri mengatasi masalah kerawanan pangan dan gejolak harga pangan, jelasnya.

Dalam sidang DKP se-Sumatera yang diisi dengan ceramah-ceramah dari tim ahli DKP Pusat Prof. Bustanul Arifin, Prof Dr Nuhfil Hanani, Prof Dr Ir Drajat Martianto, Kepala Badan Ketahanan Pangan Pusat Dr Achmad Suryana, Bupati Madina Amru Daulay SH, Bupati Tebo Provinsi Jambi itu, menurut Rosmeli Nasution yang juga hadir pada sidang DKP itu, peserta sidang memberikan apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Sergai Provinsi Sumatera Utara yang berhasil dalam mengembangkan Lumbung Pangan Desa (LPD) sesuai hasil kunjungan peserta sidang DKP se wilayah Jawa ke Sergai pada tanggal 10 Juli 2008 lalu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s