Pemerintah Kabupaten Agam Beri Pelayanan Prima Pada Masyarakat

ab. Agam | Jumat, 29/05/2009 17:41 WIB  Ikhwan Salim – Posmetro Padang
klik untuk melihat foto
Foto bersama usai penadatangan
komitmen pelayanan dalam rakor
walinagari se-Kabupaten Agam
di Sungai Pua. [Foto: Ikhwan
Salim/Posmetro Padang]

Untuk memberikan pelayanan prima oleh Pemda Agam dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat kenagarian, Jumat (29/5) digelar acara rapat koordinasi (rakor) Pemda Agam dengan walinagari se-Kabupaten Agam. Acara yang dipusatkan di Aula Kantor Walinagari Sungai Pua, Kabupaten Agam itu dibuka secara resmi oleh Bupati Agam Aristo Munandar serta dihadiri seluruh Camat dan Walinagari se-Kabupaten Agam.

“Kalau pelayanan pada pada masyarakat atau rakyat harus dilakukan secara bersungguh-sungguh, sehingga rakyat merasa senang dengan pelayanan diberikan, bukan sebaliknya, dengan pelayanan buruk, masyarakat bisa menjadi susah. Kalau pelayanan diberikan tidak hanya masalah surat menyurat, tapi juga memberikan pelayanan untuk mendengarkan semua keluhan masyarakat atau lebih dikenal dengan pelayanan aspiratif,” ungkap Bupati Agam Aristo Munandar dalam sambutannya.

Untuk pelayanan aspiratif ini, Pemda Agam sudah membuka layanan melalui teknologi yaitu dalam bentuk face book di internet serta pesan singkat HP langsung disampaikan pada Bupati tentang semua keluhan dan harapan itu, akan diusahakan secepat mungkin untuk ditanggapi, dan kalau bisa langsung dilaksanakan.

Dalam memberikan kepuasan pada masyarakat tersebut disampaikan Bupati kalau hal tersebut terdiri dari beberapa aspek, yaitu meningkatkan pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan.

Dijelaskan, dalam meningkatkan pelayanan, sesuai peraturan Bupati No 27 tahun 2009 tentang pedoman pelayanan umum di kantor pelayanan terpadu, pertama yaitu 72 jenis pelayanan perizinan, 16 jenis pelayanan non perizinan dan persyaratan, mekanisme dan pembiayaan. Kedua yaitu, pelayanan gratis meliputi, kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga, akta catatan sipil, akta pencari kerja dan lain-lainnya. Ketiga yaitu, Palayanan dasar, meliputi bea siswa, jamkesmas atau jamkesda dan rehabilitas rumah tidak layak huni. Ke empat yaitu peningkatan sumber daya aparatur pelayanan meliputi pelatihan aparatur pelayanan, reward atau penghargaan untuk petugas pelayanan.

Selanjutnya kelima, menetapkan standar pelayanan minimal. Ke enam yaitu penyiapan sarana dan prasarana disetiap unit pelayanan dan penyediaan informasi pelayanan. Ketujuh, manual praktis meliputi kantor camat, puskesmas, bidang pendidikan dan bidang kepegawaian, serta kedelapan, pemanfaatan teknologi informasi dalam pemberian pelayanan.

Seluruh agenda yang sudah direncanakan tersebut terang Arsito, yaitu pelayanan melalui satu pintu di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Nagari demi efisien waktu pada rakyat, maka diharapkan pada tahun 2010 sudah terlaksana ssecara maksimal. Pada bagian acara pembukaan rakor tersebut juga dilakukan penandatangan seluruh Walinagari se Kabupaten Agam tentang pernyataan komitmen pelayanan pada masyarakat. [*]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s